Aceh Utara – Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Utara Dr A Murtala, MSi, memimpin apel gelar kesiapan penanggulangan bencana yang dilaksanakan di halaman Markas Kepolisian Resor Aceh Utara di Jalan Banda Aceh – Medan, Gampong Meunasah Reudeup, Kecamatan Lhoksukon, Rabu, 11 November 2020.
Hadir dalam apel tersebut para pejabat jajaran Forkopimda Aceh Utara, para Kepala SKPK, pejabat Muspika, satuan TNI/Polri, dan satuan organisasi terkait kebencanaan, di antaranya Basarnas, PMI, Tim SAR, RAPI, Tagana, dan para relawan siaga bencana lainnya. Apel ini dimaksudkan untuk melihat kesiap-siagaan semua perangkat penanggulangan bencana di wilayah hukum Polres Aceh Utara.
Plt Sekdakab Aceh Utara Dr A Murtala, MSi, dalam amanatnya membacakan sambutan tertulis Gubernur Aceh, antara lain mengatakan merebaknya virus corona yang mewabah di dunia maupun di Indonesia, khususnya di Provinsi Aceh, menuntut kita untuk senantiasa waspada dan terus berupaya mencegah penularan virus tersebut.


Disebutkan, penyebaran virus corona yang sangat cepat telah mengubah aktivitas kehidupan dalam masyarakat. Perubahan tersebut memberikan dampak yang sangat besar bagi tatanan kehidupan di berbagai sektor.
Selain pandemi Covid-19, saat ini masyarakat sedang berhadapan dengan gejala-gejala alam musim penghujan. Musim hujan diperkirakan masih akan terus berlangsung hingga akhir tahun ini, bahkan hingga awal tahun depan. “Curah hujan di akhir tahun ini hingga awal tahun depan juga diprakirakan akan meningkat,” ungkapnya.
Selain itu, puncak iklim global la nina menjadi pemicu meningkatnya curah hujan pada bulan November 2020 hingga Januari 2021. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengingatkan bahwa ada sejumlah daerah yang berpotensi mengalami banjir dari November 2020 hingga Januari 2021.
Hal ini disebabkan meningkatnya curah hujan yang dipicu puncak iklim global la nina. “Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, mari kita menyatukan tekad dan bergerak bersama mengatasi segala kendala yang ada,” ajak Sekda Murtala.


Penanggulangan bencana dan pengurangan resiko bencana, lanjutnya, merupakan tanggungjawab seluruh pihak. Untuk itu, perlu adanya peningkatan upaya pencegahan dan kesiap-siagaan terhadap bencana alam, pensinergian langkah, salah satunya melalui kegiatan apel kesiapan bencana.
Diharapkan kepada seluruh stakeholders, khususnya kepada seluruh satuan pendukung penanggulangan bencana, untuk mengefektifkan komunikasi, memaksimalkan kerjasama, serta menyamakan persepsi, sehingga ke depan dampak bencana dapat di-eliminir sedini mungkin.
Dengan digelarnya apel kesiapan dalam rangka penaggulangan bencana itu diharapkan seluruh personel dan peralatan harus selalu siap digunakan bila dibutuhkan.
Pada kesempatan itu, Murtala menyampaikan beberapa hal yang perlu dipedomani dalam tugas penanggulangan bencana. Di antaranya, agar para petugas meningkatkan keimanan dan ketaqwaan sebagai landasan utama dalam melaksanakan segala aktivitas, jaga keselamatan dalam bertugas, siapkan kondisi fisik dan mental untuk dapat melaksanakan kegiatan dengan sebaik-baiknya.


Selain itu, petugas dan relawan juga diminta melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan dengan sungguh-sungguh, senantiasa menjaga kekompakan dan selalu bersinergi dalam pelaksanaan tugas.

Kabag Humas Setdakab Aceh Utara
TTD
Andree Prayuda, S.STP, MAP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Time limit exceeded. Please complete the captcha once again.